Dislutkan Kalteng Terima Audiensi OJK Bahas Pengembangan Shrimp Estate dan Keuangan Inklusif

Kontribusi dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah, 23 Januari 2026 16:20, Dibaca 43 kali.


MMCKalteng – Palangka Raya – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah menerima audiensi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Jumat (23/01/2026). Audiensi yang dilaksanakan di ruang kerja Kepala Dislutkan ini dilaksanakan dalam rangka mendukung agenda pembangunan nasional, khususnya Asta Cita ke-2 tentang penguatan ekonomi biru dan Asta Cita ke-6 terkait pemerataan ekonomi.

Melalui audiensi tersebut, OJK menyampaikan rencana implementasi Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) dan Program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) yang terintegrasi, guna memperluas akses dan pemanfaatan layanan keuangan serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya di sektor kelautan dan perikanan.

(Baca Juga : Ikut Meriahkan Fashion Show ELY, Dislutkan Raih The Best Office Group Body Fashion)

Kepala OJK Primandanu Febriyan Aziz menyampaikan bahwa sektor kelautan dan perikanan memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif.


“Melalui implementasi Pengembangan Ekonomi Daerah dan penguatan Ekosistem Keuangan Inklusif, OJK berupaya memperluas akses layanan keuangan dan mendukung pengembangan kawasan shrimp estate yang terintegrasi, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan merata,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dislutkan Prov. Kalteng Sri Widanarni menyampaikan bahwa pengembangan sektor kelautan dan perikanan di wilayah pesisir merupakan salah satu program strategis Gubernur Kalteng Agustiar Sabran. Untuk itu, kolaborasi dengan OJK menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembangunan sektor kelautan dan perikanan di daerah.


“Pengembangan sektor kelautan dan perikanan tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan sinergi dengan lembaga jasa keuangan agar pelaku usaha, nelayan, dan pembudidaya memiliki akses pembiayaan yang lebih luas dan berkelanjutan,” ujarnya.

Salah satu fokus utama pembahasan adalah pengembangan kawasan shrimp estate yang disinergikan dengan Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan dan pembudidaya, sekaligus memperkuat ekosistem pembiayaan sektor kelautan dan perikanan.

Lebih lanjut, Kepala Dislutkan menambahkan bahwa Kalimantan Tengah memiliki komoditas unggulan yang berorientasi ekspor, salah satunya udang vaname, yang perlu didukung melalui penguatan rantai nilai dan pembiayaan.

“Kami berharap kolaborasi ini dapat mendorong pengembangan udang vaname sebagai komoditas unggulan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir,” tambahnya.

Melalui audiensi ini, Dislutkan Provinsi Kalimantan Tengah dan OJK sepakat untuk terus memperkuat koordinasi dan sinergi program guna mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan. (t2n) Edt : Ek

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook